PUTERI MENULIS #CIAPUSTRIPS #satu

PENGALAMANKU –ADE SITI RUKOYAH

Assalamu’alaikumsahabat ,,,,,😉

Setiap pertemuan pasti ada perpisahaan, setiap perpisahan ada kesenangan, nah disinilah kita menemukan kesenangan yang tidak kalah indahnya dengan keluarga. Mungkin kita semua yang ada di yayasan ar-rahmah ini ditakdirkan untuk berpisah dengan keluarga kita, tapi alloh juga mentakdirkan kita untuk bertemu dengan keluarga baru kita, yaitu kita semua yang ada di lingkungan yayasan ar-rahmah.

Singakat cerita pada tanggal 24 Maret 2016, kita mendapat liburan ke Cijeruk Ciapus- Bogor. Liburan? Mungkin kita sering mengadakan liburan bareng keluarga yay rahmah, tapi ini liburan yang mungkin tak pernah disangka-sangka. Satu hari libur mungkin bagi orang yang di rumah itu hal yang sepele kali ya, tapi engga bagi kita itu hal yang sangat luar biasa, karna itu bias dimanfaatkan untuk kita berlibur menikmati indahnya sang mentari, ketawa, bernyanyi-nyanyi tanpa henti, berjalan kaki tanpa henti dan tanpa ada penyesalan untuk ditakuti, sungai yang jernih, suasana yang sejuk seakan-akan pepohonan yang ada di sekitar kita ikut menyapa dan mengikuti alunan jejak langkah kita.

Banyak hal yang kita lakukan di sana, ada makan malam di temani balado jengkol, sambal, lalab, balado telor dan lain sebagainya. Ada ilmu yang bias kita dapat juga yaitu kita dapat ilmu mencangkok dan menyetek tanaman yang mudah tumbuh. Contohnya mencangkok jambu, mencangkok ini mungkin bagi yang sudah berpengalaman itu sangat mudah tapi buat kita juga memang sangat mudah jika kita sering melakukannya, ternyata mencangkok itu hal yang bias menghasilkan uang jika kita benar-benar mendalami ilmu mencangkok dan menyetek ini, contoh nya ada anak yang bisa lulus kuliah tapi setatus keluarganya hanya penjual tumbuhan cangkok dan stek, sungguh luar biasakah teman? Luar biasa, itu patut kita contoh, kita jangan pernah malu dengan status keadaan keluarga kita.

Kita medengarkan ilmu yang bapak Turi sampaikan yaitu cara mencangkok jambu dan cara menyetek strowberi. Mau tau caranya kawan? Harus taulah. Begini pertama kita siapkan pisau kecil dan pohon jambu yang sudah tua atau yang sudah siap dicangkok. Kedua kita kuliti pohon jambu kira-kira sekitar 5 cm dan jarak yang satu ke yang lainnya itu tidak boleh berdekatan kira-kira jaraknya satu jengkal sama yang lainnya. Sesudah dikuliti diamkan selama satu minggu atau tiga hari sampai batangnya kering, baru tambahkan tanah yang sudah dicampur pupuk kandang dan di bungkus memakai plastic diikat dengan tali rapia. Sudah tinggal menunggu hasilnya sekitar satu bulan sampai tiga bulan. Cara menyetek strowberi sangat mudah sekali, yaitu ketika sudah ada pohon strowberi yang sudah siap distek, akar-akar yang merambat kebawah atau kepinggir itu bias kita stek dengan cara pertama kita siapkan satu wadah polibek yang kecil yang sudah terisi tanah dan pupuk, kemudian akar yang merambat bias kita tanam kepolibek yang sudah kita sediakan tetapiakarnya harus memakai penopang biar akar yang merambat tumbuh kepolibek yang baru, kemudian sesudah menunggu satu minggu bisa kita potong deh tumbuhannya.

Mungkin masih banyak kebersamaan yang kita lakukan bersama kalian, kalau ditulis dalam buku bias jadi satu buku atau lebih. Kebersamaan kita ini tidak akan pernah hilang sampai kapanpun.

Kami ingin mengucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya untuk bapak dan ibu jonih, karena dengan lembutnya hati kalian kami bisa bersatu dalam rumah yang insya alloh yang penuh baraqahini. Kami tidak bias membalas satu persatu apa yang telah kalian berikan kepada kami, tapi hanya kata terima kasih dan do’a yang selalu terucap lembut dari hati.

Sahabat, perpisahan itu akan selalu ada, karena kita pernah berjumpa, bersama, dalam canda tawa dan bahagia.  Setiap tetes air mata yang tertumpah di hari ini, besok, kemarin, lusa, minggu kemarin, bulan lalu, tahun lalu ini akan menjadi saksi atas jalinan ukhuwah yang selama ini kita simpul serat-eratnya. Terima kasih tlah berbagi kebahagiaan dengan kami, kebahagiaan dan kebersamaan ini tidak akan pernah hilang dari benakku.

Bahagiakan dirimu dengan membahagiakan orang lain J by JonihRahmat

Wassalamu’alaikumsahabat,

Ade Siti Rukoyah

___________________________***********

BERKUNJUNG KE KEBUNCUJERUK – ERNA SARI

Pada hari kamis sore tepatnya pada tanggal, 25maret 2016. Kami semua berkunjung kecijeruk

Tujuan kami di sana untuk belajar menyetek dan mencangkok. perjalanan kami kesana memakai mobil siputih, sesampainya disana setelah adzan magrib, lalu kami pun melaksanakan sholat magrib setelah selesai sholat magrib kami menunggu sebagian yang belum sampai. Setelah kumpul semua kami dinner Dengan menu telur, tempe, tahu, dan jengkol. Sungguh sangat terasa kebersamaan pada malam itu.

Setelah selesai makan malam, kami beristirahat. Putri di tempatkan di kamar dan putra di luar kamar wkwkwkw. Saat fajar tiba kami semua melaksanakan sholat subuh berjamaah yang di pimpin oleh a ajat. Dan dilanjutkan dengan kuliah subuh yang di bawakan oleh teh mira dan a Ali .

Selesai menyaksikan kultum kami semua breakfast dan ada juga yang mandi, setelah selesai kami siap siap untuk perjalanan ke bukit, di perjalanan kami melihat pesawahan warga dan sungai yang mengalir jernih dan di jalan bebatuan kami melihat batu yang bergambar mata satu yang katanya batu itu namanya batu aseupan. Sesampainya di bukit kami melihat pemukiman warga, kebun, pesawahan, gunung salak dan langit biru yang menghias pagi kami yang cerah .

Karena sudah puas menyaksikan pemandangan dari atas kamipun kembali kerumah yang kami sewa

Dan beristirahat setelah perjalanan yang melelahkan kami ditemani dengan secangkir kopi & susu.

Setelah merasa lega kami belajar menyetek dan mencangkok. Kami diajarkan mencangkok jambu Kristal dan menyetek pepohonan yang lainnya. Setelah belajar menyetek dan mencangkok kami kembali kerumah untuk makan siang dan setelah itu anak putra bersama yang piket dapur pulang sedangkan yang lainnya menunggu untuk jemputan kedua. Karena sudah zuhur kami melaksanakan sholat dzuhur, dan setelah itu kami pun foto –foto kebun kebun yang ada di depan rumah setelah lumayan lama kami menunggu siputih, akhirnya datang lalu kamipun bergegas untuk pulang .

Thanks to

ALLAH SWT

BAPAK JONIH RAHMAT

IBU SRIWARDANI

A EKA

OM AJAT

DAN A DEBI

____________________*************

DESA BERIBU POHON TANAM – HARYATI

Bertebaran beribu hal yang terlihat hijau menawan setiap titik sudut yang dilihat oleh mata hanya ada hijau dan hijau yang terbalut dengan putih nya embun pagi, menetes air yang berasal dari daun-daun yang terkena embun, terasa rasa sejuk dihati yang dihembuskan oleh angin pagi diiringi cahaya matahari menembus pelosok bumi menghangatkan makhluk didalamnya. Berbagai senyuman terlihat diantara orang-orang yang merasakannya yang diiringi dengan canda tawa yang luar biasa tidak terhingganya yang diberikan oleh sang maha pembuat jagat raya yang disalurkan melalui malaikat cintanya.

Kebanyakan berkhayal tentang puisi langsung saja ya it’s my story in desa suka mantri, aneh memang unik nama desa itu etssssss jangan mentang-mentang anek coba lihat dulu keanehan dan keunikan yang dihasilkan oleh desa ini.

Siang bertepatan hari kamis malam jumat siang yang begitu cerah namun panas itu dimulailah cerita ini yang diawali dengan penyetekan diyayasan kita yang tercinta ini yaitu yayasan arrahmah… singkat cerita sore yang sejuk diiringi matahaari yang mulai tidur kami putra putrid arrahmah pergi ke desa yang mempunyai pohon tanam yang berada diciapus kampung suka mantri itu. Diperjalanan yang amat panjang nan jauh itu kami anak putrid yang dikawal oleh dua orang anak putra itu bercanda tawa dimibil yangluar biasa unik nya “siputih” sebutan anak-anak arrahmah sepanjang jalan hanya ada tawa yangluar biasa bahagianya, sesampainya kita dikampung suka mantri melihat sekitar disana banyak pohon tanam yangluar biasa indahnya dan tidak bisa disebutkan satu persatu saking banyaknya kan😀 , malam harinya kita tidur disaung yang indah dan unik pula, malam yang dingin tidur pun lelap. Tak terasa jampun berputar dengan cepat tepat pukul 05:00 semua kumpul untuk acara sharing bersama yang dipimpin oleh pengurus yayasan sekalug alumni kami yaiut a ajat dan a eka keduanya memang sahabat sejati namun kurang satu kawan lagi yaitu a debi, lanjut ke acara sharing kita yang disampaikan oleh teh mira dan a ali yang memberikan kultum sangat penuh isi itu. Matahari pun mulai bangun dari kediamannya meneroboskan cahaya pagi yang indah nan sejuk itu kita memulai dengan sarapan nasi uduk, seling beberapa jam perjalanan berkeliling kampung ciapus dimulai awal pagi yang sehat memang.. perjalanan yang disebut highking itu sangat lah indah disuguhkan dengan pemandangan dari atas gunung yang luar biasa indahnya ciptaan sang maha pencipta itu membuat mata kami serasa tidak berkedip semenitpun memandang indahnya ciptaan allah swt, dengan penuh semangat dan kebahagiaan yang luar biasa kahirnya kita sampi finish juga dengan napas yang terengah-engah itu kita sampai juga menaklukkan gunung ciapus itu dengan selamat sesampai disaung kita istirahat sejenak didampingi kopi hangat dan tawa yang renyah itu semakin seru pun perjalanann kita setelah beberapa menit istirahat kita memulai lah acara utama yaitu cara penyangkokan dimulai dengan bapa pemilik tanaman hias itu mengajari kita bagaimana cara menyangkok yang baik yang dimulai dengan pengupasan kulit batang pohon, yang akan didiamkan selama -3 hari dan kemudian akan ditempelkan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk terbaik lalu dibungkus dengan plastic bening dan diikat dengan tali biasa dan diamkan selama 1-2 bulan makan akan mumcul akar-akar kencil lalu setelah itu kita gunting dan tanam lah makan akan jadi pohon jangkokan yang indah. Selesai mencangkok kita berfoto-foto seperti biasanya dengan rame dan rebut namun, asiiiiiiik tak terhingga. Setelah selelsai berfoto kita memulai dengan membereskan tas masing-masing untuk pulang ke yayasan arrahmah kita. Sambil menunggu mobil “siputih” datang kami memakan mie instan yang luar biasa pedasnya.. tak lma kemudian siputih datang dan kami pun pulang dengan wajah penuh ceria dan membawa ilu yaitu cara penyangkokan yang akan kami praktikan diyayasan kami dan membuat taman seperti didesa suka mantra itu.

 

Penulis

 

 

(HR)

______________________********

BERKUNJUNG KE CIAPUS – IKA HUNAINI          

Pada hari kamis tepatnya malam jum’at aku dan teman-teman berkunjung ke ciapus sambil belajar menyangkok dan di sana saya menginap satu hari . Saya dan teman- teman berangkat ke ciapus tepatnya jam 5 sore, dan sampai kesana sesudah magrib.Waktu sampai di sana kami istirahat sejenak sambil menunggu teman- teman yang masih di perjalanan sesudah kumpul semua kami makan malam bersama setelah itu kami tidur bersama, ke esokan harinya kami berkumpul untuk sahring lalu kami di ajak jalan-jalan ke gunung salah dan saat perjalanan kami bahagia dapat melihat keindahan alam yang begitu indah dan di sana kami melewati sungai yang sangat jernih airnya kamipun turun ke sungai sambil mengikuti derasnya air yang melaju . Kami mulai menaiki gunung yang begitu tinggi beberapa lama kemudian kami kelelahan dan istirahat sejenak setelah itu kami melanjutkan perjalanan pada saat itu kami melihat di sungai anak kecil lagi pada mandi tak terasa kami telah jauh menaiki gunung salak dan pemandangan yang kita liat di atas gunung lebih indah di bandingkan di bawah aku sangat bahagia baru pertama menaiki gunung setinggi itu.

___________________***********

KampungpenuhdenganWarna

By: IntanNurcahyani

Hari semakin gelap, kupikir akan turun hujan.., segera kumulai membereskan tugas kami masing-masing. Rencana kami setelah sholat ashar kami akan berangkat kesuatu tempat, dimana akan menemukan ilmu baru dan pengalaman yang akan memberikan kita banyak sekali pengetahuan mengenai tata cara merawat tanaman yang baik. Namun hujan mengerti keadaan kita, hujan mulai reda walaupun sudah mendekati malam hari kami tetap berangkat.

Horeee…. Akhirnya kita berangkat juga “celoteh putrid Arrahmah. Ayo kita siap-siap berangkat sebelum hujan turun lagi. Keloter pertama yang berangkat adalah semua putrid yayasan Ar_Rahmah. Pukul 18:40 kami tiba di tempat,, dimana kampong tersebut bernama kampong SukaMantri, suasananya sangat asing, karna sebelumnya kami belum pernah ketempat tersebut. Udaranya cukup sejuk karna berada di dataran tinggi tepatnya mendekati gunung salak dan banyak sekali tanaman hias maupun tanaman buah. Kemudian kami menginap di sebuah rumah di salah satu warga yang tinggal di kampong Sukamantri. Beliau adalah seseorang yang sangat menyayangi dan merawat semua tanaman yang ada di rumahnya. Banyak sekali jenis tanaman di sana, tanahnya pun penuh dengan tanaman hias dan tumbuhan diantaranya tumbuhan jambu, stoberi, mangga, dan tanaman hias lainnya. Sampai disana kami menungggu teman-teman lainnya, kami beristirahat dan sesekali melihat pemandangan di luar. Mulailah kami makan malam karna malam semakin larut kami beristirahat.

Pagi yang cerah di temani tanaman yang segar dan cantik tak kalahnya dengan suara burung-burung yang menyambut kami di pagihari. Setelah kegiatan di pagi hari, kami bergegas untuk jalan-jalan kesuatu tempat, bias dibilang kami akan menjelajahi ke daerah pegunungan. “Asyiikkkk… akhirnya kita jalanjalan, ayeeeeyy “teriakan semua anak-anak Yayasan ArRahmah. Di sepanjang jalan kami menyelusuri jalan, sungai yang sangat dingin dan sawah-sawah yang sangat luas dan masih hijau. Subhanallah…. Cantik sekali pemandangannya, masih sejuk dan hijau sekali, tempat ini jauh dari polusi. Waktu demi waktu kami menelusuri jalan yang sangaaaaatt jauuh,, kakipun mulai merengek kesakitan meminta untuk beristirahat namun perjalanan masih panjang. Siang sudah dating terik matahari mulai memanas.. kami tiba di tempat penginapan dan anak-anak beristirahat ada yang duduk, jalan santai melihat tanaman bahkan ada yang sedang membeli minuman, karna kehausan.

Salah satu picture suasana di pegunungan, Ciapus Kampung Sukamantri

Taraaa.. akhirnya acara yang ditunggu-tunggu sudah akan dimulai, yaitu belajar mencangkok dan menyetek tanaman. Inilah saatnya kita mempunyai kesempatan bertanya mengenai bagaimana cara mencangkok dengan baik. Kami semua di bawa ke kebun belakang dimana di sana banyak tanaman jambu biji, berbagai jenis jambu biji tersedia disana, salah satunya jambu Kristal.

Cara mencangkok jambu yang baik yaitu:

  1. Pilih ranting jambu yang akan di cangkok,
  2. Potong ranting jambusekitar 2 jari,
  3. Kuliti ranting jambusampaitulang-tulang ranting kelihatan,
  4. Setelah ranting dikuliti, ranting dikerikuntukmembersihkan,
  5. Lalubungkusdengantanah yang dicampurdenganpupuk, laluikat ranting tersebutujungsamaujungdan di tengah,
  6. Setelah dibungkus cangkokkan bias berakar 1 bulan lebih atau sampai keliahatan tumbuh akar dan berwarna

Setelah semua dicangkok, jarak antara cangkok sekitar 1 jengkal tangan kita. Begitupun dalam menyetek tanaman, tanaman yang akan di stek lalu tanam kembali kedalam polybag yang berisi tanah dengan di campur sekam yang sudah di campuri kotoran hewan. Tunggu beberapa minggu atau bulan tanaman yang di stek akan tumbuh dengan baik.

Yupss…. Itulah pengalaman kami yang kami dapat setelah berlibur keciapus tepatnya kampong Sukamantri. Hari sudah mulai menandakan akan turun hujan dan waktu sudah melewati angka jam 12 siang, kami bergegas untuk pulang ketempat kami yaituYayasan ArRahmah tercinta. Namun sebelum berangkat kami di tawarkan untuk makan siang terlebih dahulu, setelah itu bergegas untuk pamitan. Kami sangat senang dan gembira ketika berkunjung ke kampung yang penuh dengan tanaman hias dan tumbuhan hijau.

Alhamdulillah ..perjalanan yang penuh dengan rasa senang, gembira, cape, kami rasakan seharian. Kami bersyukur atas kenikmatan yang didapat padi hari itu.

#dimanapun, kapanpun rasa bahagia itu akan tumbuh dengan sendirinya, ilmu pun akan mengikuti ketika kita melangkah. -Intan Nurcahyani-

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: