AKU TAK BISA SALAT

Sharing ramadhan 2012-17:

Sarah, seorang ibu, di sebuah tempat kajian ilmu, di Jakarta Selatan menyediakan minuman dan makanan bagi jemaah. Dengan teh panas dan air kemasan yang ia sediakan; juga gorengan beserta buah-buahan yang ibu ini hidangkan; jemaah pengajian -dalam menuntut ilmu- menjadi tenteram.

Karena kesibukan menyiapkan makanan dan minuman bagi jemaah itulah, Ibu Sarah, walau sama seperti yang lain, haus akan ilmu, sering kali tidak bisa mengikuti kegiatan-kegiatan kajian itu. Demikian pula ketika jemaah melakukan salat-salat sunat, ia pun, ingin melakukan ibadah nafilah itu. Tapi, kesibukan di dapur menyita waktunya.

Dalam salah satu malam ganjil di bulan ramadan ini, orang-orang mendirikan salat hingga puluhan rakaat. Bu Sarah, kembali, merasa iri dengan ibadah yang banyak dari para hamba Tuhan ini. Ia, seperti pada kebanyakan kegiatan peribadatan lainnya, hanya bisa menjamu para tamu. Tak cukup waktu untuk bersama-sama beribadah.

Saat orang-orang sibuk dengan berbagai salat- yang rakaatnya banyak, saya ke kamar mandi -lewat dapur- untuk memperbaharui wudu. Saat itulah, saya berpapasan dengan ibu yang rajin masak ini. Tidak sengaja saya mendengar bisikan hati Bu Sarah -yang terlisankan di bibirnya. Ia bergumam dengan nada sedih, “Aku Tak Bisa Salat!”

Seketika hati saya merespons suara hati itu, “Engkau salat dan engkau mendapatkan salat semua orang, secara keseluruhan!”

Semua orang bisa salat dengan tenang dan nyaman, karena -antara lain- lapar dan dahaganya sudah terbayarkan oleh suguhan yang Ibu ini sajikan! Ia punya andil besar dalam kekhusyukan orang-orang yang bersalat.

“Barang siapa punya andil dalam suatu kebaikan, dia mendapat pahala dari kebaikan itu ; dan barang siapa ikut terlibat dalam sebuah keburukan, ia mendapat dosa dari keburukan itu.”

Gramedia Botani Square Bogor, di sela-sela menemani anak-anak belanja buku, baina al-ashri wa al-maghribi, 18 Agustus 2012.

Salam,
Jonih Rahmat
Penulis Buku Nasional Best Seller
“MALAIKAT CINTA – Sisi Lain ibadah Haji yang Menyentuh Hati”
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama

Categories: # Kisah-Kisah Inspiratif # | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: