MEMBAHAGIAKAN ORANG LAIN

Sharing ramadhan 2012-3:

Selasa, 24 Juli kemarin, saya naik kereta commuter line dari Bogor menuju Jakarta. Kereta pagi, seperti biasa, penuh sesak dengan orang-orang Bogor yang merumput di Jakarta.
Seorang ibu muda, berkerudung, duduk di sebelah saya. Sepanjang perjalanan, ia nyaris tak lepas dari membaca. Tidak bermaksud mengintip, tapi karena duduknya berdekatan saja, secara tak sengaja (atau sengaja juga), aktivitasnya terlihat oleh sudut kiri mata saya. Apa yang dibacanya?
Ibu itu, sibuk dengan samsung-nya, berkomunikasi dengan …entahlah: mungkin keluarga atau temannya. Dengan telepon seluler bagusnya; ia pun bertadarus, membaca Alquran. Sempat pula ia membuka buku kecil berisi doa-doa.
Dari stasiun ke stasiun, penumpang pun semakin memenuhi ruang dalam kereta. Seorang ibu hamil naik dari Stasiun Citayam atau Depok, lupa saya; terlihat memerlukan tempat duduk. Dengan sigap, ibu muda tadi berdiri mempersilakan ibu berbadan dua itu menggunakan kursi kecil yang tadi ia duduki. Ia sendiri, lalu, berdiri sambil terseok-seok karena dorongan sekelompok besar penumpang yang baru naik.
Walau hanya hal kecil, memberikan tempat duduk kepada yang lebih memerlukannya, dia telah meringankan beban orang lain. Hati saya spontan berkata, “Barang siapa meringankan beban orang lain di dunia, akan diringankan bebannya di akhirat nanti.” Tentu saja si Ibu hamil merasa senang.
Agama dan budi pekerti mengajarkan agar kita, dalam hidup keseharian, baik di kantor, di lingkungan rumah, atau dimana saja, untuk senantiasa berbuat baik kepada siapa pun. Amal baik tidak mesti berupa materi. Senyum, tegur sapa, atau sedikit canda tanda keakraban; juga amal saleh. Dan, “sebaik-baik amal saleh adalah memasukkan rasa bahagia kepada orang lain.”
Dalam ushul fikh ada qoidah yang disebut sebagai mafhum mukholafah, pengertian kebalikan. Jika “sebaik-baik amal saleh adalah memasukkan rasa bahagia kepada orang lain”; maka berarti “seburuk-buruk amal adalah memasukkan rasa kecewa kepada orang lain”.
Di akhirat nanti, akan ada makhluk yang membimbing kita. Jenis makhluk itu menyenangkan atau tidak menyenangkan, tergantung amal-amal kita waktu di dunia. Kalau di dunia ini kita banyak beramal saleh, banyak orang yang senang dengan kehadiran kita, kita akan beruntung. Sebaliknya, apabila ketika hidup ini didominasi dengan amal salah, banyak orang takut kalau ketemu kita, banyak orang terlukai hatinya, kita akan merugi.
Akan datang menjadi guide kita, seseorang berwajah enak dipandang. Dibimbingnya kita ke tempat-tempat yang baik. Ditunjukkannya tempat-tempat yang indah. “Ini adalah taman bunga. Itu bukit-bukit hijau; dan di sana itu adalah sungai yang airnya sangat jernih, mengalir deras. Semuanya untukmu!”
Tibalah saat berpisah. Waktu itu, kita akan bertanya, “Siapa kamu?”
Makhluk itu akan menjawab, “Saya adalah rasa bahagia yang kau berikan kepada orang lain.”
Dan, Ibu muda yang rajin baca itu telah memberikan rasa bahagia kepada orang lain.

Sebelum menutup tulisan ini, saya ingin menyampaikan sebuah pepatah Arab:
“Ketika Engkau dilahirkan, engkau menangis menjerit; sementara orang di sekitarmu tertawa gembira. Beramallah untuk dirimu, hingga kelak, di saat engkau mati; orang di sekitarmu menangis sedih, sementara kamu… tersenyum gembira.”

Semoga Tuhan anugerahkan kepada kita keberkahan ramadan dan dijadikannya kita orang-orang yang senantiasa berbuat -sekecil apa pun- membahagiakan orang lain.

Ciomas, 25 Juli 2012.
Salam,
Jonih Rahmat
Penulis Buku Nasional Best Seller
“MALAIKAT CINTA – Sisi Lain ibadah Haji yang Menyentuh Hati”
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama

Categories: # Kisah-Kisah Inspiratif # | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: