Author : zaenal abidin, S.Pd.
Editor : chod’eld
Saya bingung memulai tulisan ini, tapi oke! kita mulai dari sebuah pernyataan yang saya terima dari seseorang, yang seharusnya tidak dibenarkan mengeluarkan kata-kata itu (tujuannya mungkin untuk memotivasi saya), beliau adalah kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) tempat dulu saya sekolah, beliau mengatakan. “Zen maneh mah kosna moal jadi nanaon, teu kos dulur – dulur maneh, Dulur – dulur maneh mah pararinteur ” kurang lebih artinya seperti ini “Zen kayaknya kamu tidak akan jadi apa-apa, tidak seperti saudara – saudara kamu. Saudara – saudara kamu pinter semua”.
Read More »